Artikel

oleh Ari Armadi pada 08 September 2011 jam 7:47
“Engkau bergayut berlama-lama dengan rasa malu itu, sementara waktu semakin cepat meninggalkanmu dalam galau, hingga kau lewati suatu musim saat cinta bersemi, tanpa dekap hangatnya cinta yang menentramkannya di hati. Dan cinta itu hanya menjadi permata terpendam dalam gelapnya lubuk hatimu, yang tak pernah terlihat kilauannya”
Cinta semestinya bukan sekedar kata-kata, namun cinta perlu untuk dikatakan. Hal ini mengenai kepastian bagi hatimu atau orang yang kamu cintai. Cinta membutuhkan kepastian untuk melangkah kedepan
Bagaimana kamu dapat mengetahui apakah dia mencintaimu atau tidak, jika kamu tidak membiarkannya mengetahui cinta yang kamu rasakan.
Jangan menghindar karena rasa malu dan takut untuk mengatakan kepadanya rasa cinta dalam dirimu. Jawaban yang tak diharapkan jauh lebih baik dari pada pertanyaan tak terjawab yang digenggam dalam hati
Berhentilah membiarkan perasaan cinta yang kamu tahan dalam hati membuat kekacauan dalam fikiranmu dengan mengatakan secara jujur apa yang sedang kau rasakan dalam hatimu.
Karena Cinta terpendam tidak akan mencapai apapun kecuali ilusi, keresahan, luka dan penyesalan sepanjang sisa usia...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar